Masalah untuk dialami dan dihadapi sebaik-baiknya

Sahabatku, masalah kehidupan bukanlah sesuatu yang harus diatasi tetapi yang harus dialami dan dihadapi sebaik-baiknya.

Ketika mendapatkan masalah kehidupan, tidak sedikit diantara kita yang berpikir untuk menyelesaikan atau mengatasi masalah tersebut. Kita tidak menyadari  bahwa pikiran tersebut membuat tekanan yang sangat besar menghadapi situasi tersebut. Terlebih lagi jika ternyata segala alternatif yang kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, tidak memenuhi harapan kita. Tidak jarang karena hanya berpikir mengatasi masalah, akhirnya segala cara dilakukan, tidak penting lagi apakah cara tersebut benar atau salah.

Orang-orang yang beriman, meyakini bahwa walaupun masalah-masalah kehidupan itu terjadi akibat perbuatan tangan kita sendiri, namun sebuah masalah itu hadir pasti atas izin Allah Swt. seharusnya kita sangat meyakini bahwa ada maksud Allah disetiap masalah yang terjadi, dimana kita harus mengalami dan memahami maksud dibalik hadirnya sebuah permasalahan kehidupan. Sebagaimana yang dikatakan Allah dalam ayat berikut:

Dan tidaklah mereka memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun, dan mereka tidak (juga) bertaubat dan tidak (pula) mengambil pelajaran?  (QS 9:126)

Kenapa kita harus mengalami? Ya, karena sebuah masalah ibarat tungku api yang merubah beras menjadi nasi, yang merubah gandum menjadi roti. Sebuah masalah hadir untuk merubah sesuatu dalam diri kita, sadar atau tidak kita sadari. Sehingga ada kata-kata bijak, seorang pasti akan menjadi seorang yang berbeda setelah mengalami sebuah permasalahan kehidupan.

Di sisi lain, keyakinan (bahwa sebuah masalah hadir atas izin Allah) tersebut menyebabkan kita lebih memperhatikan bagaimana cara menghadapi masalah. Bukan berarti bahwa kita tidak melakukan langkah apa-apa ketika menghadapi masalah. Kalaulah pun kita menganalisa, menyusun berbagai alternatif langkah, hal tersebut lebih untuk menghadapi persoalan dengan sebenar-benarnya dan sebaik-baiknya, sementara hasil sepenuhnya kita percayakan kepada Allah. Bukankah sudah dijanjikan oleh Allah, bahwa dibalik sebuah kesulitan sudah disediakan kemudahan?

Salam Ikhlas!

This entry was posted in Kajian. Bookmark the permalink.

2 Responses to Masalah untuk dialami dan dihadapi sebaik-baiknya

  1. aden says:

    i like this word

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s